si ilool "dudul"

si ilool "dudul"

Sabtu, 27 Februari 2010

sedih..


Derasnya hujan,.....
reranting berderak, ....
sepasang mata, sendu menatap dedaunan,
yang gugur satu persatu,
air mata yang bergulir,
memendam seribu derita yang terhunjam dalam.

Kedukaan seakan hendak berkaca,
dimanakah sekarang nurani jiwa,
titik air mata berpacu dengan derasnya hujan,

Kemana perginya kekasih yang kucinta?
Jejaknya hanya dapat kusentuh dalam maya.
Haruskah langkah bahagia terhenti disini?
Bayang suram memenuhi ruang hati,
hampa,...tanpa suara,.....
rapuh segala raga terasa,....

Kini, jelaga raga menyesah dada,
derita seakan menguasai asa,
mengaburkan beningnya sepasang mata.

Jumat, 26 Februari 2010

a little piece...


merasa segar lagi... hanya itu saja...


serpihan kecil yg di masukkan "kantong atas" ternyata keluar lagi... dan semuanya terasa segar lagi...

tentunya banyak makna dr secuil cerita dan sangat mungkin cerita itu tdk sanggup menjadi "dirinya" sendiri..., ya menjadi cerita untuk menceritakan suatu makna... untung ada "rasa" yang mempersatukannya... ya mempersatukan antara makna dan cerita...

dan rasa itu adalah "segar lagi".....

dalam segar lagi ada makna, cerita, dan rasa yang memaksa tuk menuliskan sebaris huruf pembentuk kata : Terimakasih...

(12:08, 27/2/10)





Jumat, 12 Februari 2010

dag..dig..dug.. (seneng-seneng aneh... aneh-aneh seneng)


prikiteuww... (copyright of Sule: Sunda Bule koyo' lele...)

entahlah..., beberapa hari ini semuanya terasa "rodok" aneh... semenjak aq liat "angel face"nya, sejak itulah senyumnya hadir di keterhanyutan'q... (woouwww..!!!: lebay, hyperbol, softball, volleyball yo ben..)

nyapo2 malih eling... sedilut bahagia, sedilut cemas, sedilut kangen, sedilut-sedilut mikir... whahaha... "Oh reppotnya"... sedilut-sedilut, "sedulit-sedulit" cukup untuk semua : sunlight colek... (iklan ugak bayar iki...)

sedetik aq jd jenius, sedetik pula aq berubah idiot.... ENTAHLAH... : kunikmati saja semuanya; Alhamdulillah; terimakasih Gusti Alloh... rasa itu Kau hadirkan lagi... sejenak aq ada harapan tuk menghapus hitam, membasuh perih, meniti lg,- ENTAHLAH... : kunikmati saja semuanya...

Senin, 08 Februari 2010

..tentang arti cinta... (request dr seorang murid yg mau lulus)


SUATU HARI PEMULUNG BUNGKUK PERNAH MENULIS UNTUK SESUATU YANG INDAH YANG SELALU DIRINDUKANNYA:
hah.... jujur aku masih berharap bisa mencintai dan dicintai keindahan... setiap teringat atau melihat sesuatu yang indah itu hatiku selalu dag..dig..dug.. (hee..heehe..)

jujur.... masih sering aku merasa takut jika keindahan itu memang benar-benar lebih bahagia tanpa hadirku di hidupnya...., tapi itulah kenyataan... sebuah ego besar dan sombong dari ego yang mampu merubah takdir...
tapi kalau memang demikian aku akan pergi jauh dari hidupnya, jauu..hhh.... sekali sampai tak terlihat jejak dijangkauan sajak untuk selamanya jika dikehendaki....
dengan segala sadar pasti akan kukubur semua harapan tentang memiliki keindahan.........

aku lebih rela selalu ketakutan sepanjang hidupku asalkan bisa selalu melihat suatu keindahan bahagia dari pada melihat suatu keindahan ketakutan karena aku bahagia memilikinya atau hanya sekedar berusaha memilikinya....(hi..hi..hi
..)

UNTUK SESUATU YANG INDAH :
bisa membuatmu bahagia adalah salah satu hal terindah dalam hidupku, dan bisa dibahagiakan olehmu adalah hal terindah lainnya....
akan sangat beruntung seandainya aku bisa memilih keduanya....(he..he..he... serakah bgt...),....

tapi kalaupun tidak bisa paling tidak aku bisa memilih salah satunya.....
satu yang pasti bisa aku pilih :
aku akan selalu berusaha agar bisa melihatmu selalu bahagia... (itupun kalau seandainya masih boleh....hee..he..he..)
bisa jadi aku akan selalu melihatmu sebagai bintang indah di langit yang tidak akan pernah teraih olehku...
tapi paling tidak aku selalu bisa mensyukuri keindahannya dari jauh (ya, dari jauh...; mungkin sambil menahan perih... hee..hee..)

kalaupun seandainya ini pertemuan terakhir dari takdir aku ingin menulis di angin : aku SAYANG KAMU.... kalaupun boleh ditulis secara berlebihan : "aku sayaa...ng banget", terserah kamu mau sayang apa tidak, tapi aku tidak mungkin melanjutkan dengan kata-kata : terserah kamu bahagia apa tidak dengan kusayangi; aku harus memilih : kamu harus bahagaia, walaupun harus dengan tidak kusayangi... ya.. harus bahagia dengan apa dan bagaimanapun caranya..
dan ini semua adalah anugerah yang belum bisa aku menolaknya....

(entahlah kapan sesuatu yang indah itu akan ketemu... pemulung bungkuk melanjutkan harinya dengan tetep menjadi pemulung bungkuk...)

Sabtu, 06 Februari 2010

kudu misuh......


pesbuk mati suri... ugak iso komen stat,- yo wes lah... kulanjutkan hari ini dg jd pemulung, sambil merenung, menatap mendung, menikmati "perih" yg smakin tandes belung, Tuhan jadikan hambamu ini tetap bisa bersyukur sehingga termasuk hamba-Mu yg beruntung… (Amien)

Senin, 01 Februari 2010

Contoh Lain KARYA ILMIAH...


Taken from : http://imnis.multiply.com/journal/item/3


KARYA ILMIAH


1. Hakikat Karya Tulis Ilmiah

a. Karya tulis ilmiah berisi tentang tinjauan atau ulasan ilmiah. Karya tulis disusun oleh seseorang yang membahas suatu pokok bahasan sebagai hasil penelitian di bidang pendidikan dan kebudayaan.

b. Syarat karya tulis ilmiah

1. Isi kajiannya berada pada lingkup pengetahuan ilmiah.

2. Langkah pengerjaannya menggunakan metode I (berpikir) ilmiah. Penulisan cermat, tepat, benar, menggunakan sistematika yang umum dan jelas.

3. Kajiannya tidak bersifat subjektif, emosional, mengungkapkan terkaan, prasangka, atau memuat pandangan –pandangan tanpa fakta, dan rasional yang mantap.

4. Sosok tampilannya sesuai dan telah memenuhi persyaratan sebagai sosok tulisan keilmuan.

2. Perwajahan Tulisan

1. Panjang karya tulis 30-50 lembar.

2. Bahan: kertas HVS yang berukuran kuarto (21,9 x 28 cm)

3. Pengetikan dilakukan pada satu muka kertas, tidak timbal balik, dengan ukuran: pias atas 4 cm, pias bawah 3 cm, pias kiri 4 cm, dan pias kanan 3 cm.

4. Tajuk yang merupakan judul bab, kata pengantar, daftar isi, dan daftar pustaka diletakkan di tengan (simetris) dan pada halaman baru.

5. Spasi:

a. Pengetikan antara baris satu dengan baris berikutnya dalam teks 2 spasi.

b. Jarak antara tajuk bab dan uraian atau tajuk bab dengan tajuk anak bab adalah 2 kali lipat (4 spasi).

c. Jarak antara anak bab dan baris pertama teks adalah 2 spasi.

d. Baris terakhir teks dan tajuk anak bab berikutnya 3 spasi.

e. Paragraf baru menjorok ke dalam 5 ketukan dari margin kiri dan jarak antara paragraf 2 spasi.

3. Penggunaan Nomor

a. Halaman tajuk judul, kata pengantar, dan daftar isi diberi nomor urut romawi kecil (i, ii, iii,iv, dst.) dan diletakkan di pias bawah di tengah dengan jarak 2 spasi dari margin bawah.

b. Halaman pendahuluan dan seterusnya diberi nomor urut dengan angka arab dan diletakkan pada pias atas kanan dengan jarak 2 spasi dari margin atas dan lurus margin bawah.

c. Halaman yang ada babnya, nomor halaman diletakkan di bawah 2 spasi dari margin bawah dan di tengah-tengah.

SISTEMATIKA PENULISAN (MODEL I)

STUDI PUSTAKA

HALAMAN JUDUL

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

1.2 Perumusan Masalah

1.3 Tujuan Penulisan

1.4 Metode Penulisan

1.5 Manfaat Penulisan

1.6 Sistematika Penulisan

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Narkoba

2.2 Jenis-jenis Narkoba

2.3 Faktor Penyebab Kecanduan Narkoba

2.4 Pencegahan dan Penanggulangan Masalah Narkoba

BAB III KESIMPULAN DAN SARAN

3.1 Kesimpulan

3.2 Saran-saran

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN-LAMPIRAN

SISTEMATIKA PENULISAN (MODEL II)

PENELITIAN

HALAMAN JUDUL

ABSTRAK

LEMBAR PERSETUJUAN

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

DAFTAR TABEL

DAFTAR LAMPIRAN

BAB I PENDAHULUAN

1.7 Latar Belakang Masalah

1.8 Perumusan Masalah

1.9 Tujuan Penelitian

1.10 Manfaat Penelitian

BAB II LANDASAN TEORI DAN LANDASAN BERPIKIR

2.1 Landasan Teori

2.3 Landasan Berpikir

2.4 Definisi Istilah

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Tujuan Penelitian

3.2 Tempat dan Waktu Penelitian

3.3 Metode Penelitian

3.4 Fokus Penelitian

3.5 Objek penelitian

3.6 Instrumen Penelitian

3.7 Tekhnik Analisis Data

BAB IV HASIL PENELITIAN

4.1 Deskripsi Data

4.2 Analisis Data

4.3 Interpretasi Penelitian

4.4 Keterbatasan Penelitian

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

5.2 Saran-saran

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN-LAMPIRAN

PENJELASAN SINGKAT

JUDUL

- Mencerminkan inti masalah dan mencerminkan keseluruhan makalah

- Hindarkan adanya kata yang menimbulkan penafsiran ganda

- Ditulis dengan huruf kapital seluruh judulnya atau huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapital, kecuali kata depan dan kata sambung

- Contoh judul makalah :

ANALISIS PENGGUNAAN MAJAS PADA KUMPULAN PUISI BUAH RINDU KARYA AMIR HAMZAH

LATAR BELAKANG MASALAH

- Latar belakang berisi alasan pemilihan judul penelitian

- Menunjukkan fakta, fenomena, gejala, data, atau kasus-kasus yang menimbulkan permasalahan yang penting untuk diangkat sebagai masalah baru.

- Mampu mencerminkan hubungan judul, inti masalah, dan keseluruhan isi makalah.

- Mengenalkan dan mengarahkan pembaca mengenai lingkup masalah apa .

- Tujuan dan manfaat uraian makalah tentang inti masalah yang akan dibahas.

PERUMUSAN MASALAH

- Masalah dirumuskan berdasarkan latar belakang yang ditulis.

- Rumusan masalah dalam bentuk kalimat tanya.

- Tidak ada kata-kata yang mengandung salah penafsiran

- Contoh:

Berdasarkan latar belakang masalah tersebut di atas, maka penulis merumuskan masalah penelitian ini sebagai berikut:

Bagaimana penggunaan majas dalam kumpulan puisi Buah Rindu karya Amir Hamzah?

TUJUAN PENELITIAN

- Tujuan penelitian berisi tujuan yang akan dicapai dalam penelitian tersebut

- Tujuan penelitian harus dapat diukur.

- Contoh :

Adapun tujuan penelitian ini adalah :

1. Untuk mengetahui penggunaan majas dalam kumpulan puisi Buah Rindu karya Amir Hamzah.

2. Menunjukkan jenis majas apa saja yang dighunakan dalam kumpulan puisi Buah Rindu karya Amir Hamzah.

3. Menunjukkan jenis majas yang paling banyak digunakan dalam kumpulan puisi tersebut.

KEGUNAAN PENELITIAN

- Kegunaan penelitian berisi manfaat hasil penelitian yang telah dilaksanakan

- Manfaat penelitian dapat berupa manfaat bagi guru, murid, peneliti, masyarakat, ataupun pemerintah

LANDASAN TEORI

- Menjelaskan konsep-konsep atau pendapat para pakar / ahli di bidangnya yang relevan untuk menjawab rumusan masalah secara tuntas.

- Penulis menjabarkan atau menguraikan beberapa pendapat para ahli dalam teori tersebut, bukan sekedar mengutip pendapat mereka.

- Kalimat-kalimat dalam pembahasan diusahakan kalimat efektif, minimal mengandung unsur subjek-predikat.

LANDASAN BERPIKIR

- Menjelaskan analisis berpikir yang digunakan untuk menganalisis, mengupas, membedah, dan mengurai seluk beluk masalah.

- Landasan berpikir dirumuskan berdasarkan teori-teori yang kita gunakan untuk mendukung penelitian ini.

- Penulis mengembangkan teori tersebut sesuai dengan kepentingan penelitian yang akan dilaksanakan.

- Dalam landasan berpikir kalimat-kalimat yang digunakan berdasarkan bahasa penulis, tidak terikat oleh gaya penulisan dalam landasan teori.

DEFINISI ISTILAH

- Definisi istilah berisi istilah-istilah yang digunakan dalam karya tulis tersebut.

- Penjelasan istilah sesuai dengan maksud penulis, tidak semata-mata berdasarkan kamus tetapi sudah operasional

WAKTU DAN TEMPAT PENELITIAN

Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan September 2003 – Februari 2004 di SLTP Islam Al-Azhar 1 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

METODE PENELITIAN

Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode:

a. angket

b. interview

c. observasi

d. eksperimen

e. studi pustaka

FOKUS PENELITIAN

Peneliti memfokuskan penelitian ini pada penggunaan majas dalam puisi Buah Rindu dilihat dari jenis majas yang digunakan.

OBJEK PENELITIAN

Objek penelitian ini adalah buku Kumpulan Puisi Buah Rindu karya Amir Hamzah

INSTRUMEN PENELITIAN

Adapun instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah table

No.

Baris-Baris Puisi

Jenis Majas

1.

2..

TEKNIK ANALISIS DATA

Teknik analisis data berisi langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini, misalnya:

1. Membaca dan memahami isi puisi Buah Rindu

2. Menafsirkan makna puisi tersebut

3. Menentukan jenis majas yang digunakan

4. Mengklasifikasikan majas dalam puisi tersebut

5. Menetukan persentase penggunaan majas

6. menarik kesimpulan

DESKRIPSI DATA

Penulis menjelaskan deskripsi data yang menjadi objek penelitian itu termasuk menjelaskan isi data itu.

ANALISIS DATA

Penulis menganalisis atau menguraikan data tersebut untuk mengetahui adanya majas yang digunakan dalam puisi tersebut, termasuk di dalamnya menentukan jenis majas yang digunakan berdasarkan petunjuk isian dalam table.

INTERPRETASI DATA

Berdasarkan hasil analisis, penulis menafsirkan data tersebut untuk mengetahui tercapai tidaknya hasil atau tujuan penelitian yang telah ditetapkan. Interpretasi data biasanya akan mendukung hasil penelitian atau memenuhi haprapan dan dugaan sementara peneliti. Peneliti juga membahas secara keseluruhan gambaran hasil penelitian yang telah dilakukan.

KETERBATASAN PENELITIAN

Penulis menunjukkan adanya keterbatasan dalam penelitian ini, misalnya karena keterbatasan waktu, tenaga, maupun biaya, keterbatasan pengetahuan peneliti, dan sebagainya.

KESIMPULAN

- Kesimpulan sangat berkaitan erat dengan pembahasan, dan pertanyaan-pertanyan dalam rumusan masalah.

- Ruang lingkup kesimpulan ditentukan oleh kumpulan hal-hal khusus yang diperoleh dalam analisis.

SARAN-SARAN

- Pernyataan-pernyataan ditulis cukup ringkas yang merumuskan tindak lanjut untuk menjalankan kesimpulan.

- Penulisan kalimat secara deduksi, yaitu dari hal-hal yang bersifat umum kepada hal-hal khusus.

- Kalimat-kalimat saran menyatakan hubungan logisnya dengan kesimpulan.

DAFTAR PUSTAKA

1. Ditulis secara alfabetis setelah nama pengarang yang terdiri atas dua kata dibalik susunannya. Misalnya Gorys Keraf menjadi Keraf, Gorys.

2. Gelar pengarang tidak dicantumkan dalam penulisan.

3. Tidak diberi nomor urut.

4. Sistematika penulisan daftar pustaka

Nama pengarang. Tahun terbit. Judul Buku. Kota Penerbit: Penerbit.

a. Nama pengarang dibalik susunannya, kata kedua yang biasanya menyatakan marga atau keluarga diletakkan di depan dan dipisahkan oleh koma sertta diakhiri dengan titik.

b. Tahun terbit diakhiri dengan titik.

c. Judul buku ditulis dengan huruf kapital setiap unsurnya, kecuali bila unsur tersebut kata depan / kata penghubung.

d. Judul buku digaris bawahi setiap unsurnya atau dicetak miring dan diakhiri dengan tanda titik.

e. Kota penerbit ditulis nama kota tempat penerbit berada dan diakhiri tanda titik dua.

f. Penerbit ditulis namanya saja, tidak perlu disertakan CV atau jenis lainnya dan diakhiri tanda titik.

5. Apabila ada nama pengarang yang sama, maka untuk buku yang berikutnya nama pengarang diganti dengan garis lurus sepanjang nama pengarang itu.

6. Apabila ada 3 pengarang dalam satu buku, maka pengarang pertama susunannya dibalik, sedangkan pengarang berikutnya susunannya tetap sesuai nama aslinya.

7. Pengarang yang terdiri lebih dari 3 orang, maka hanya ditulis nama pengarang pertama saja yang susunannya dibalik ditambah et all.

8. Jarak antara daftar pustaka yang satu dengan berikutnya adalah 2 spasi, sedangkan jarak dalam satu daftar pustaka antara satu baris dengan baris berikutnya adalah 1 spasi.

9. Baris berikutnya dalam satu daftar pustaka ditulis menjorok ke dalam pada spasi ke-9.

Contoh:

Akhadiah, Sabarti, Maidar G. Arsjad. dan Sakura H. Ridwan. 1988. Pembinaan Keterampilan Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.

Ibrahim, Abdul Syukur. 1993. Kajian Tindak Tutur. Surabaya: Usaha Nasional.

__________________ . 1992. Kapita Selekta Sosiolinguistik. Surabaya: Usaha Nasional.

Tarigan, Henry Guntur. 1990. Pengajaran Pragmatik. Bandung: Angkasa.

Thanks to : Mr. Rujiman (RUJIMAN’S GARDEN)

Sistematika Karya Tulis Ilmiah

Check out this SlideShare Presentation: